selamat malam, lara
maaf, tak kuizinkan kau masuk
walau ketukmu bergema hingga ke angkasa
cukuplah kau di ambang pintu
maaf, lara
tak pernah kuharap kau kembali
tak pernah kunanti
tapi, kini kau takkan kucaci
biarlah kau di ambang pintu
selangkah lagi pun tak kuizinkan kau mendekat
duka yang tinggal kemarin belum lagi kering
jadi untuk apa aku menerimamu?
selamat jalan, lara
kemana pun engkau mengembara
tak pernah aku merindukanmu
biarlah kau hilang di sana, di ujung dunia
aku tak ingin dirimu lara
puisi@sya
maaf, tak kuizinkan kau masuk
walau ketukmu bergema hingga ke angkasa
cukuplah kau di ambang pintu
maaf, lara
tak pernah kuharap kau kembali
tak pernah kunanti
tapi, kini kau takkan kucaci
biarlah kau di ambang pintu
selangkah lagi pun tak kuizinkan kau mendekat
duka yang tinggal kemarin belum lagi kering
jadi untuk apa aku menerimamu?
selamat jalan, lara
kemana pun engkau mengembara
tak pernah aku merindukanmu
biarlah kau hilang di sana, di ujung dunia
aku tak ingin dirimu lara
puisi@sya

0 komentar:
Posting Komentar